banner 468x60

Fakta tentang Yahoo Resmi Dijual

banner 468x60
banner 160x600

Fakta tentang Yahoo Resmi Dijual

Kabar sedih dari raksasa digital di Era 90-an dan berjaya di tahun 2000-an ini menghiasi pemberitaan di media akhir-akhir ini. Yahoo yang setia menemani kita di awal-awal booming nya internet kini tinggal sejarah. Masa jayanya telah lewat. Fakta tentang Yahoo Resmi Dijual ini sebenarnya tidak mengejutkan kita karena sudah diberitakan sejak beberapa waktu lalu.

Dunia bergerak terlalu cepat sehingga ketidakmampuan Yahoo membuatnya terlihat lambat dan canggung. Kegagalannya untuk berinovasi dan berkembang membuatnya jauh ketinggalan di era smartphone dengan sistem operasi Android yang terbukti user friendly.

Fakta tentang Yahoo Resmi Dijual

Fakta tentang Yahoo Resmi Dijual

Sepertinya belum lama, ketika Yahoo mengenalkan kita email, yahoogroup dan yahoo messenger. Kita tahu bahwa yahoo bersama-sama dengan google adalah raksasa internet dalam kategori search engine atau mesin pencari. Keduanya bergerak di jalur dan arah yang berbeda. Banyak hal membuat nasib dan perjalanan kedua perusahaan ini bertolak belakang.

Yahoo Adalah Raksasa Internet di Tahun 2000-an

Pada masa awal, di tahun 2000-an Yahoo adalah rajanya mesin pencari. Pada saat itu, Yahoo membawahi beberapa situs dengan traffic paling tinggi di Internet dan mempunyai nilai bisnis yang menggiurkan. Yahoo didirikan oleh dua orang lulusan Stanford University, Jerry Yang dan David Filo. Mereka mengumpulkan dan mempekerjakan insinyur-insinyur terbaik untuk mengindeks ribuan situs yang ada di internet.

Google muncul empat tahun setelah Yahoo yaitu di tahun 1998. Google didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brinn, sama-sama lulusan Stanford University. Namun demikian, keduanya membuat pendekatan yang berbeda dalam membangun mesin pencarinya.

Kini akuisisi atas Yahoo oleh operator seluler Verizon telah secara resmi dinyatakan selesai pada hari Selasa (13 Juni 2017) waktu Amerika Serikat. Bisa dikatakan proses kesepakatan tersebut berlangsung cukup alot dan memakan waktu lama. Dikabarkan, Verizon mengakuisisi Yahoo dengan kesepakatan senilai 4,5 Miliar Dolar AS atau setara dengan 63 Triliun rupiah.

Kesepakatan tersebut menyebabkan produk-produk keluaran Yahoo seperti yahoo sport dan yahoo finance akan berada di bawah unit baru dari Verizon yang bernama Oath. Oath juga turut membawahi beberapa brand digital lain yaitu AOL, TechCrunch, dan juga Huffington Post.

Usai pengambilalihan tersebut yang tersisa dari Yahoo adalah aset kepemilikan sebesar 15% di Alibaba Group Holding Ltd serta aset sebesar 36% di Yahoo Japan Corp yang masih dipertahankan serta beberapa investasi minor.

Fakta tentang Yahoo Resmi Dijual - CEO Marissa Mayer

Fakta tentang Yahoo Resmi Dijual – CEO Marissa Mayer

Aset-aset yang tersisa tersebut di rename alias dinamai ulang sebagai Altaba,Inc di mana Thomas Mclnerney menjabat sebagai CEO nya. Sementara itu, CEO Yahoo sebelumnya, Marrisa Mayer turut hengkang menyusul rampungnya proses akuisisi tersebut.

Muncul pertanyaan di benak masyarakat awam: Kenapa Yahoo dijual? Kenapa yahoo bisa bangkrut. Ternyata bukan cuma Yahoo, perusahaan besar di era digital yang tumbang? Nokia, Blackberry, dan masih banyak merek lain yang akan menjadi kenangan masa lalu. Coba kita tengok kembali ke masa lalu, di awal tahun 2000-an. Itu adalah masa-masa kejayaan Yahoo di mana mereka membawahi beberapa situs dengan traffic tertinggi di Internet. Nilai pasarnya mencapai 125 Miliar Dolar AS atau setara dengan Rp1.643 Triliun. Ketika diakuisisi Verizon nilainya sudah turun sangat jauh, “hanya” Rp 63 Triliun.

Perkembangan Yahoo dari awal tidak terfokus pada pengembangan teknologi search engine. Ada 6 orang CEO yang berakibat pada kenyataan gagal fokus di bisnis. yahoo tidak banyak berinovasi dan malah membuat akuisisi yang malah memperberat laju perusahaan. Kemunculan Google, pada 1998 dan perkembangannya yang konsisten membuatnya menjadi satu-satunya Raja Search Engine sekarang ini. Google sudah terlalu besar dan tidak mungkin lagi untuk ditandingi. Ketika Yahoo mengembangkan mesin pencarinya dengan mengumpulkan pekerja untuk menyusun indeks dari hasil kurasi ribuan situs, Google membuat pendekatan yang berbeda.

Larry Page dan Sergey Brinn, pendiri Google membuat perangkat lunak yang berisi algoritma yang jelimet yang berfungsi merayapi atau menelusuri internet dan mengumpulkan ribuan, bahkan jutaan konten yang ada di Internet. Ini membuat Google terus dan terus berkembang menjadi besar dan semakin besar. Google berkembang dengan sangat pesat dan segera menggusur Yahoo dari kategori search engine. Otomatisasi yang dilakukan Google jelas tidak bisa dilawan dengan Yahoo yang masih mengurasi internet dengan tenaga manusia. Ketika mereka menyadarinya, Google sudah terlalu besar untuk dilawan. Yahoo akhirnya menyerah.

Kisah Sukses Google Menginspirasi Dunia

Kisah cerdas Google selanjutnya menjadi inspirasi dan mengubah banyak orang. Selanjutnya banyak pengguna yang mencari apa saja bahkan menuliskan pertanyaan di mesin pencari. Karena pencariannya yang semakin banyak dan populer menjadikan Google sebagai situs yang paling sering diakses di seluruh Dunia (hanya kalah dari Facebook).

Selanjutnya Google menyisipkan iklan atau advertising di hasil pencarian yang kita kenal sebagai Google Adsense dan Google Adword. Banyak pengguna Internet yang kemudian memanfaatkan untuk mendapatkan uang dari Internet. Bisnis iklan di Google ini terus berkembang dan sekarang telah menjadi salah satu cerita sukses paling fenomenal dan inspiratif sepanjang sejarah ecomerce.

Google makin berjaya dan jauh meninggalkan Yahoo yang menyerah. Quit the game. Tidak mudah melihat kenyataan tersebut. yahoo sebenarnya juga tidak tinggal diam. Mereka mencoba mengikuti langkah Google dan mengganti strategi. Pada tahun 2000 mereka bekerja sama dengan Google sampai dengan 2004. CEO Yahoo, Marissa Mayer melakukan berbagai upaya supaya perusahaan tetap profit. Namun tetap gagal.

Google yang fokus pada teknologi yang bakalan bermanfaat dan dipakai miliaran manusia terus berada di jalur miliaran dolarnya. Google berhasil mengembangkan bisnisnya antara lain Gmail, Google Maps, Google Adsense, kemudian sistem operasi mobile Android. Semua produknya terhubung dengan bisnis periklanan mereka yang menjadi tambang emas luar biasa.

Yahoo, Yahoomail, Yahoo Groups, Yahoo Messenger bagaimanapun juga telah berjasa banyak bagi seluruh pengguna Internet di seluruh Dunia. Adios Yahoo…

Terima Kasih Yahoo!

banner 468x60
Rate this article!
Tags:
author

Author: