banner 468x60

Siapa Itu Drupadi – Tokoh dalam Wiracarita Mahabharata

banner 468x60
banner 160x600

Siapa Itu Drupadi – Tokoh dalam Wiracarita Mahabharata

Drupadi adalah salah satu tokoh utama yang menentukan dalam kisah Mahabharata. Ada sedikit perbedaan antara kisah aslinya dari India dengan versi yang diadopsi dalam pewayangan di Nusantara.

Drupadi atau disebut juga Pancali adalah putri dari Raja Drupada dari Kerajaan Pancala. Dikisahkan ia adalah putri yang disayembarakan (syawamwara) dan dimenangkan oleh Arjuna, yang ketika itu sedang menyamar sebagai seorang brahmana.

Dalam versi aslinya, Drupadi adalah istri bagi kelima Pandawa (putra-putra Pandu) yaitu Yudistira, Bima, Arjuna, Nakula dan Sadewa. Setelah diadaptasi dalam pewayangan Jawa (Nusantara), Drupadi adalah istri dari Yudistira saja. Kisahnya diadaptasi secara demikian karena poliandri (wanita bersuami lebih dari satu) dianggap sebagai sesuatu yang tidak lazim. Baca juga: Sinopsis Mahabharata yang Mengharu Biru

Kelahiran Drupadi

Dikisahkan Drupadi tidak dilahirkan secara wajar dari rahim seorang ibu, melahinkan lahir melalui upacara api Yadnya ketika Raja Drupada memohon kepada dewa supaya mendapatkan putra yang menjadi penyebab kematian bagi musuhnya, yaitu Guru Drona. Upacara Yadnya itu sendiri menghasilkan seorang putra yang diberi nama Drestadyumna (dalam pewayangan: Trustho Jumeno) yang kelak membunuh Drona di medan pertempuran Bharatayudha. Putri yang lahir menyertai putranya itu diberi nama Drupadi, yang kelak akan menjadi istri Arjuna, ksatria yang dikagumi Raja Pancala tersebut.

Drupadi Putri Pancala

Drupadi Putri Pancala

Secara umum, kisah hidup Drupadi diliputi kesedihan dan duka yang mendalam. Awalnya ia tidak dikehendaki oleh ayahnya sendiri. Namun, karena menyelamatkan ayahnya yang hendak dihabisi oleh Krisna, ia kemudian mendapatkan kasih sayang dan penghargaan dari orangtuanya. Sayembara untuk mendapatkan jodoh bagi dirinya pun harus berujung pada poliandri alias memiliki lima suami karena sabda Dewi Kunti kepada putra-putranya.

Kejadian tragis yang menimpa Drupadi adalah ketika ia dipermalukan di depan sidang istana dan nyaris ditelanjangi oleh Dursasana. Hal ini terjadi karena Yudistira yang menerima tantangan dari sepupunya, Pangeran Duryudana untuk bermain dadu mengalami kekalahan. Ia dihasut untuk mempertaruhkan semua harta miliknya termasuk Istana Indraprastha, adik-adik dan akhirnya istrinya yaitu Drupadi. Baca juga: Siapakah Bisma dalam Wiracarita Mahabharata

Drupadi yang menolak sebagai taruhan akhirnya diseret oleh Dursasana. Ia nyaris ditelanjangi demi membalaskan dendam Kurawa yang sakit hati karena sebelumnya merasa pernah dipermalukan oleh Drupadi di Istana Indraprastha. Sebelumnya Kurawa turut menghadiri upacara Raja Surya bersama raja-raja di seluruh Daratan Arya (india mitologi). Duryudana dan Dursasana tercebur di kolam yang mereka sebagai lantai yang mengkilap di Istana yang megah di Indraprastha tersebut.

Ketika keliam suaminya yang gagah perkasa dan pra pembesar serta tetua di Kerajaan Hastinapura tidak bisa berbuat apa-apa mencegah kelaliman Duryudana, Drupadi ditolong oleh Krisna dari kejauhan. Kain yang mencoba dilepaskan oleh Dursasana seolah-olah tidak ada habisnya dan bertambah panjang dan panjang. Drupadi selamat dari aksi pelecehan tersebut. Namun kekalahan pendawa di meja judi membuat mereka harus mengungsi selama dua belas tahun ditambah satu tahun masa percobaan untuk menyembunyikan diri.

Putra-putra Drupadi

Dari perkawinananya dengan kelima Putra Pandu tersebut, Drupadi memiliki lima orang putra, masing-masing satu. Mereka adalah
-(Pratiwinda)(dari hubungannya dengan Yudistira)
-(Sutasoma) (dari hubungannya dengan Bima)
-(Srutakirti) (dari hubungannya dengan Arjuna)
-(Satanika) (dari hubungannya dengan Nakula)
-(Srutakama) (dari hubungannya dengan Sadewa)
Kelima putera Pandawa tersebut disebut Pancawala atau Pancakumara.

Lagi-lagi Dewi Drupadi harus menanggung kesedihan yang teramat dalam. Kelima putranya tersebut tewas dibantai oleh Aswatama setelah Perang Bharatayudha berakhir. Pandhawa berada di pihak yang menang dengan mengalahkan 100 orang Kurawa dan prajurit-prajuritnya. Namun apalah arti kemenangan tersebut karena pada akhirnya generasi penerus mereka terbunuh.

Beruntung bagi Pandawa, salah satu keturunan mereka yaitu Abimanyu (putra Arjuna dengan Dewi Subadra) yang terlebih dahulu gugur di medan perang sudah menikah dengan Dewi Utari. Dewi Utari mengandung putra yang kelak menjadi penerus takhta Hastinapura yang jaya, yaitu Parikesit.

Tags:
Drupadi, Dewi Drupadi, siapa itu Drupadi, Drupadi adalah, Drupadi mahabharata, drupadi dalam mahabharata, drupadi dan arjuna, kisah cinta arjuna dan drupadi dalam mahabharata, anak drupadi dan arjuna, sifat drupadi, drupadi putri pancala, sayembara pancala, istri pandawa selain drupadi, anak drupadi dari pandawa, wayang drupadi, kisah cinta drupadi dan karna, tokoh mahabharata, drupadi dan srikandi

banner 468x60
Tags:
author

Author: